JSSP (Jogja Street Sculpture Project 2017) - Acara 2 Tahun Sekali

JSSP (Jogja Street Sculpture Project 2017) - Acara 2 Tahun Sekali


ANDINUGRAHA - Hai sadayana, selamat pagi, siang, sore, malam. Gimana kabar kalian? Semoga sehat selalu dan ada dalam lindungan-Nya.

Lagi-lagi aku mau bercerita tentang Jogja nih, kota yang satu ini memang tak pernah kekurangan tempat yang bisa diceritakan. Apalagi setiap sudut kota Jogja selalu membuat kita kangen.

Jogja Street Sculpture Project di tahun 2017 ini sebenarnya pernah diselenggarakan pertama kali pada tahun 2015 lalu. Dan saat ini menjadi agenda tiap 2 tahun sekali.

Jogja Street Sculpture Project tahun 2015 juga aku sempat mengabadikan foto. In shaa Allah dilain kesempatan aku kasih tahu foto-fotonya ya.

Penasaran ya sama Jogja Street Sculpture Project? Jadi Asosiasi Pematung Indonesia (API) mengadakan pembukaan Jogja Street Sculpture Project (JSSP) 2017 yang kedua kalinya di kawasan Kota Baru Yogyakarta.

Acara JSSP 2017 ini telah melibatkan 50 pematung dan 50 karya. Ada 3 karya juga dari luar negeri. Keren kan. Acara JSSP dilaksanakan atau dibuka pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu, dan akan berakhir pada tanggal 10 Januari 2018. Atau lebih tepatnya berlangsung selama 3 bulan.

Pembukaan Jogja Street Sculpture Project 2017 dilaksanakan di Museum Sandi Yogyakarta dan rangkaian acaranya berlangsung di halaman timur Stadion Kridosono.

Pada saat pembukaan ada juga semacam hiburan atau Panggung seni yang menampilkan beberapa pertunjukan seni mulai dari pukul 16.30 hingga malam. Sayangnya waktu pembukaan aku tak bisa hadir, karena beberapa minggu kebelakang sibuk banget. Alhamdulilah sekarang bisa nulis diary lagi.

Di acara pembukaan JSSP ini, yang hadir itu tidak hanya menikmati panggung seni saja, tapi bisa juga dengan menikmati beragam menu kuliner angkringan secara gratis. Ada nasi kucing, teh jahe, gorengan dan yang lainnya.

Aku berhasil ngumpulin beberapa foto, kurang lebih 30-an foto ini selama 2 hari. Pertama aku ajak Kholid dan Eko, tapi sayangnya cuma dapet beberapa saja, karena terjebak hujan, dan reda setelah Maghrib.

Keesokan harinya, aku kesana lagi, bersama Maman dan Sholeh. Berangkat setelah Dzuhur, pulang sebelum Maghrib. Beberapa patung yang di ada di daerah kota baru juga cukup banyak. Kalian bisa lihat dibawah ini.



Susunan sepeda berwarna hijau itu bernama Infinity, dengan keterangan di papan namanya seperti ini, Infinity karya Dunadi.

Oh, ya, karena aku kemarin lupa fotoin juga nama-nama papan yang ada di setiap karya, jadi gak semua aku cantumkan siapa pembuatan karya tersebut. Sore itu aku terjebak hujan, jadi terbatas untuk mengabil fotonya.

Patung orang diatas becak itu seperti orang sedang menonton pertandingan bola di stadion kridosono. Katanya sih, memang dulu para tukang becah suka gitu kalau nonton bola dari luar stadion.



Patung orang yang sedang melihat ke arah sumur ini cukup membuatku penasaran, terlihat unik. Sebelum datang langsung aku rasa terbuat dari gabus atau bahan yang mudah di bawah kemana-mana, ternyata tidak, ini benar terbuat seperti halnya sumur beneran.


Hanya saja tidak dalam, dan ketika kalian melihat ke arah sumur, terdapat cermin melingkar, sebagaimana air dalam sumur.


Kalau ketiga patung yang terlihat sedang bercengkrama ini terbuat dari besi, dalamnya terdapat seperti batu yang berwarna-warni. Padahal terbuat dari gabus, hanya saja di cat, dan ada bolanya juga yang membuat warna tubuh patung itu terlihat lebih berwarna.


Unik ya, Jogja memang kreatif. Oh, ya, itu bola yang digunakan bola kecil yang biasa digunakan untuk mandi bola.


Sedangkan ini namanya teng baja ya, terlintas di kepalaku seakan mau tempur..hehe.. Ini padahal terdiri dari tumpukan kantong yang sudah disusun. Entah apa isinya, yang jelas berat juga, apalagi setelah terkena hujan, terlihat banget basahnya.


Sedangkan batu yang membentuk hurut "T" ini awalnya aku kira cuma gabus atau terbuat dari bahan yang ringan, ternyata batu sungguhan yang di susun seperti huruf T.


Beberapa patung tersebut memang berada di sekitar stadion kridosono. Terlihat background yang bertuliskan tulisan dan gambar di dinding itu merupakan tembok dari stdionnya.

Ini yang aku suka, aku paling suka, karena ini sepeda fixie, sama seperti sepeedaku si fijo. Sepeda ini benar-benar masih fungsi semua, mulai dari bannya bisa muter, rem dan yang lainnya. Tapi gak tahu kalau di gunakan, sepertinya akan sudah, bahkan terjatuh. Ah, sudahlah!



Beberapa karya patung seni ini aku amati memang ada nama dan siapa yang membuatnya, tapi tak ada makna dari patung tersebut. Ini entah memang akunya yang kurang teliti atau memang tidak ada. Yang jelas semua hasil karya ini aku suka.


Terlihat unik dan menarik, terlebih bagi para masyarakat yang melintas, banyak yang melihat. Bahkan rela untuk berhenti untuk melihat dari dekat.


Patung yang digantung di pohon ini sebenarnya ada tiga, yang berdekatan dua, kecil dan agak kecil. Seperti halnya adek dan kakak. Sedangkan yang besar seperti orang tua itu paling depan dekat dengan jalan.


Semacam sayap yang di pasang dipohon ini terlihat bagus, menghiasi pepohonan di sepanjang jalan stadion kridosono. sayangnya cuma tiga buah saja, kalau banyak sepertinya makin bagus.


Kalau yang dibawah ini, entah apa maksudnya, aku belum paham? Coba kalian tebak, kira-kira apa?


Motor jaman dulu ini juga keren, kira-kira kalau kalian naek berdua, berebut maju, siapa yang mau menang duluan..hehe.. Keren ya, kreatif banget Jogja..





* * *


Untuk patung yang tengkorak ini bernama MR. JOKE ROMANTIC, karya dari Dwi Galuh Kusuma Atmaja. Aku pengen foto duduk sebelahan tapi susah, karena ini patung berada di pagar sekolah. Dan dissaat aku ambil foto ini, bertepatan sekali dengan para guru serta muridnya keluar.

Kan, lucu kalau aku naik ke pagar, mana waktu itu sendirian lagi, jadi gak ada yang fotoin. Sedangkan temanku ada di dekat motor, menunggu.


Patung yang ini bertemakan KUAT, hasil karya dari Yulhendri. Aku pengen foto bareng agak susah, karena patung ini terletak bersebelahan dengan tempat makan.


Sudah dua kali belum bisa ngabadiin fotoku disitu, karena selalu rame tempat makannya.


Setelah itu, kami pindah tempat ke dekat GALERYA. Semacam mall tempatnya, tapi terdapat dua hasil karya patung juga di depannya. Untuk, sore itu terlihat sepi, jadi PD aja ambil gambar disitu. Terdapat Hulk dan nenek-nenek.


Ketika aku foto sama Hulk, terdengar suara musik, awalnya aku pikir dari mall galerya. Tapi bukan, itu musik dari hulk sendiri, secara dia sedang memegang bas betot dan kecrekan. Memang unik si pembuatan patung hulk ini, dari sosok yang kuat, hulk jadi tukang ngamen.

Sedangkan patung nenek-nenek ini sedang membawa kendi, bunga, dan tak lupa dengan tongkatnya.


Setelah dari galerya, kami pindah ke daerah MC Donal, dekat kali code, karena aku tau disitu ada patung juga. Setelah parkir motor, ternyata ada sebuah roti yang aku rasa tidak semua orang tahu, karena tak terlihat, hanya yang peka saja.

Sempat aku pegang ternyata lengket, seperti halnya roti sungguhan, gak tahu terbuat dari apa. Tapi aku takut terinjak orang, ya, meskipun ada di atas teras sih.


Kemudian ada semacam bentuk ubi kalau menurutku, ubi yang terpotong-potong, patung ini di simpan, di belakang MC Donall.


Ada juga susunan kayu yang membentuk lingkaran, entah apa maksudnya, yang jelas terlihat seperti tempat bersembunyi gitu.


Sebelahnya ada patung semacam rubik gitu, jadi yang ada di sebelah kiri itu susunan nama yang sudah jadi, sedangkan di sebelah kanan itu yang belum, alias masih acak. Melihat itu aku jadi teringat mainan masa kecilku dulu.


Setelah itu kami putuskan istirahat dulu, karena sudah memasuki waktu shalat, kami melaksanakan shalat di masjid Syuhada, yang berada di Jl. I Dewa Nyoman Oka No.13, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setelah shalat kami lanjut ke daerah koli code, di pertengah jalan terdapat dua patung sepeda kecil yang disusun dan patung alat buat nyemen tembok.


Sepeda kecil ini cukup unik, menarik untuk dilihat. Terlihat dari segi warnanya. Gimana, kalian suka juga?


Ban berbentuk kotak juga unik nih, beda dari yang lain. Kebayang gak sih kalau digunakan di mobil sungguhan.


Gergaji ini juga terbuat dari besi, besi yang lancip di bagian bawah di lipat. Aku rasa sengaja, karena takut melukai orang yang berjalan mewati gergaji raksasa itu.


Sepeda yang warna orange satu ini, berada diatas pagar di kali code. Bagi yang gak tahu sepertinya biasa aja, aku yakin itu besi yang di tengah ada maknanya, seperti tulisan jawa.



Laba-laba yang menggendong rumah terdapat di kawasan parkiran abu bakar ali. Kalau kalian lewat pasti kelihatan, tepat dekat rel kereta juga diatasnya.


Patung seorang perempuan tanpa kepala yang mengenakan kebaya ini berada di Jl. Faridan Muridan Noto. Kalau kalian lewat jangan lupa berhenti untuk abadikan foto dulu.



Setelah capek dan waktu udah sore juga, kami lewat Malioboro pulangnya, terdapat beberapa patung di Malioboro. Salah satunya patung singa besar ini.


Tapi untuk patung yang ayam jago ini sepertinya tidak masuk kategori Jojga Street Sculpture Project 2017. Karena patung tersebut ada sebelum JSSP di buka. Yang jelas aku hanya foto sembari lewat disaat pulang kemarin.


Gimana Jogja Street Sculpture Project 2017 menurut kalian ?

Oh, ya ada info menarik juga nih buah kamu yang mau ikutan LOMBA FOTO INSTAGRAM JOGATOPIA, waktunya dari tanggal 10 Oktober - 10 Desember 2017. Jangan lupa postingnya gunakan tagar #JSSP2017 #JOGJATOPIA

Nantinya 10 nominasi terbaik akan mendapatkan gift keren nan elok dari JSSP.


Begitu juga dengan LOMBA VIDEO VLOG JOGJATOPIA, waktunya sama dengan foto, dan segela ikuti dapatkan hadiah kerennya.


Aku baru bisa foto kurang lebih 30-an patung, sedangkan semuanya ada 50 patung, mudah-mudahan dilain kesempatan bisa mengunjungi semuanya. Lihat juga kuy, videonya.


Jangan ragu kalau pengen foto di dekat patung juga ya, asalkan tidak merusak. Masih panjang juga waktunya, sampai tanggal 10 Januari 2018.

Kalau diantara kalian mau ke Jogja, jangan lupa berkabar ya, entah itu lewat komen di tulisan ini atau kontak yang tertera di blogku ini. Siapa tahu bisa silaturahmi nantinya.

Sahabatmu,
Andi Nugraha

177 komentar

  1. Jogja Street Sculpture Project 2017 Keren lah acaranya. patungnya pun bagus2 dan berkarakter semua.

    BTW tapi iya itu muka hulknya jadi lucu ya, macam mirip siapa gitu, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas, itu belum semua lho..

      Haha.. Betul, Mas, hulknya indonesia banget :D

      Hapus
    2. Iya tuh, hulknya, hukl Jogja..haha

      Hapus
    3. wuih aje gile pisan nih Yogya dengan Jogja Street Sculpture Project 2017 nya, sukeren pisan euy

      Hapus
    4. Haha.. Kalau Hulk Jogja berarti jawa dia ngomongnya :D

      Hapus
    5. Iya nih Mang, kapan ke Jogjanya atuh, Mang ?

      Hapus
  2. Oh jadi acara ini sudah menjadi agenda setiap dua tahu dan ini kali keduanya
    lihat karyanya keren-keren banget ya, lumayan panjang waktunya sampai Januari
    senang banget kalau bisa melihat dari dekat
    Lihat patung perdmpuan yg berkebaya itu bagus seperti sungguhan, tp knp tanpa kepala hehe ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, teh, memang selama tiga bulanan. Jadi bisa tuh buat yang mau mengagendakan maen ke Jogja..

      Gak tau tuh, Teh, bagus memang, tapi tanpa kepala..he

      Hapus
  3. Saya perhatikan kota yogya terus tumbuh dan berkembang dengan segudang maha karya seni dan budaya ya..

    Jangan pingin mampir ya, liat ornamen dan pernak pernik yang menyilaukan mata..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Kang..
      haha.. harusnya mampir, biar tahu bahwa gak semua orang yang melihat itu silau :D

      Hapus
  4. Keren2 mas Andi 👍 sukses selalu, ditunggu karya2 berikutnya..

    BalasHapus
  5. sudah jadian mas sama patung patung wanitanya? hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. gak ko, itu cuma teman biasa. Mau aku comblangin? :D

      Hapus
  6. wih keren cuy. Itu gergaji pasti punyanya hulk :-d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Bisa jadi tuh, Mas, soalnya gede juga :D

      Hapus
  7. Anjaaaaayyyy.. di jogja mah ada aja event yg seru. berhubung di kota saya gak pernah ada yg beginian, jaidnya pen ke situ. (di sini adanya patung polisi di perempatan jalan doang). Itu yg laba2 bawa rumah kok bikin tertegun banget ya di saya. kayak terbesit filosofi, semenyeramkan apapun itu, dia ada untuk membangun/membrntuk dunia juga. entahlah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas, selalu bikin istimewa dan membuat kota Jogja lebih berwarna, apalagi dengan karya seni seperti ini..

      Ayo lah ke Jogja, Mas, jangan lupa kabarin kalau mau kesini, biar bisa silaturahmi..

      Polisi di perempatan mah itu bertahun-tahun ya, Mas, betah dan kuat..haha
      Iya aku juga gak sempat melihat dari dekat, karena susah banyak kendaraan lewat, sore itu aja foto dari jarak jauh..

      Hapus
  8. widih keren-keren banget patungnya sumpah. ngambil gambarnya juga keren. di kota saya ada patung cuma di bunderan atau gerbang perumahan premium doang. orang-orangya gak peduli seni, sibuk ngurusin politik dan ngenyangin perut hihi.

    padahal patung itu kan karya seni yang berasal dari imajinasi, menghargai karya seni. mengaggumi keindahannya (patung misal) bukan berarti menyembahnya kan. sayangnya masih banyak orang resek yang mengatasnamakan agama untuk ngeresein karya seni patung.

    sedih :("

    semoga itu karya seninya gak diresein sama ormas-ormas ginian deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Teh L.D. Lustikasari :)

      Haha, politik lagi, lagi politik ya..he
      Tapi memang patung dari Jogja Street Sculpture Project 2017 ini event tahunan, 2 tahun sekali di adakan. Kalau di kawasan Malioboro biasanya juga ada, tapi sekarang belum ada yang baru lagi, selain patung yang singa dan ayam itu..

      Betul, setiap karya seni selalu membuatku kagum, terkadang dari bahan yang menurut kita sambah sekalipun, sama orang seni mah bisa jadi sebuah karya..

      Iya, Teh, semoga bisa lebih dijaga..

      Hapus
    2. wahaha aku nyari-nyari tombol replay di mana. gak nemu-nemu. sampe tak reload-reload. norak deh haha.

      ini harus dinotice ini. dua tahun sekali ya, hmmm baiklah aku harus ke Jogja juga 2 tahun lagi. buat liat Yogya street sclupture.

      Hapus
    3. Hehe.. Sekarang udah ketemu kan. Aman lah kalau lain kali mau balas lagi :D

      Kelamaan, mending di tahun ini aja, masih ada waktu juga sampe tanggal 10 Januari 2018 lho..

      Hapus
  9. Jogja Street Sculpture Project 2017 keren banget kreatif lagi patung-patungnya sayang euy meski sampe Januari aku belum bisa ke Yogya hehehe btw salfok sama bas betotnya si hulk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang dari JSSP pertama di tahun 2015 juga cuma 3 bulan, Teh waktunya. Jadi kalau mau kesini untuk lihat dan abadikan foto cuma sampai tanggal 10 Januari tahun depan. Kalau belum bisa harus nunggu dua tahun kedepan..he

      Hapus
  10. iihh, pada keren-keren semuaaaa!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas. Kapan ke Jogjanya nih? He

      Hapus
    2. secepatnya mas, keluarga mertua disana juga soalnya hahaha

      Hapus
    3. Oh, gitu, asik dong, Mas, bisa lebih lama di Jogjanya :)

      Hapus
  11. wuih, keren ya masbro, buat narik perhatian pejalan kaki untuk foto2 nya mantep deh. Jogja memang keren, ada event sekelas Sculpture, baru tau sih saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, keren, Mas..
      Betul, jangankan para pejalan kaki, para pengendara mobil dan motor juga rela berhenti untuk mengabadikan foto. Bahkan ada yang sengaja berkunjung untuk berfoto saja :)

      Ini dua tahun sekali, Mas, kalau gak sempat di tahun ini, bisa dua tahun kedepan?

      Kapan nih, ke Jogja lagi, Mas? he

      Hapus
  12. Jogja emang dipenuhi seniman-seniman berkelas.
    Tapi kira-kira tau gak maksud dari karya seninya ?
    Sayang kalo udah ngeliat langsung tapi ga paham maksud karyanya itu apa lho.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas. Aku belum semua maksud, Mas, karena dari setiap patung gak ada tulisan apa arti dari patung tersebut. Berbeda dari Jogja Street Sculpture 2015 yang lalu. Itu ada artinya satu persatu..

      Sebenarnya ada beberapa orang yang bisa mengartikan juga, terutama para masyarakat yang lihat. Misalnya saja tukang becak yang ada di stadion. Itu memang dulunya tukang becak seperti itu disaat ingin melihat pertandingan di stadion..

      Beberapa patung cukup lama juga aku disitu, ngobrol sama teman, cari tahu artinya ..

      Hapus
  13. Keren dah patung2nya. Selain bervariasi dan rumit setiap patung punya makna sendiri

    Salut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas, kalau ke Jogja sebelum tanggal 10 Januari 2018 masih ada, hayo kapan lihat patungnya secara langsung, Mas ?

      Hapus
  14. Kerenn.. Jogja memang kreatif dan ga ada matinya ya mas, selalu saja ada hal baru yang lahir di Jogja. Sangat menginspirasi para seniman ini, kapan ya di Semarang ada acara semacam ini juga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Teh..
      Semoga di Semarang segera ada ya, Teh, biar masyarakat sekitar juga tahu dan bisa menikmati hasil karya seni..

      Ke Jogja aja dulu, Teh, biar bisa lihat patungnya..hehe

      Hapus
  15. Wah, keren-keren fotonya. Mau kesana. Mumpung masih sampe 10 Januari. Tapi, setelah 10 Januari apa patung-patungnya nggak ada lagi (nggak dipasang lagi)?? Yah, pengennya sih ada terus. Biar bisa jadi spot foto.

    Thanks udah diupload di blog. Recommended bangetlah buat jalan-jalan sama cewek gue. Moga aja pas kesana nggak hujan, secara kan ini lagi musim hujan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas. Boleh-boleh, jangan lupa berkabar ya, Mas kalau mau ke Jogja, siapa tahu bisa silaturahmi. Setauku sih gak di pasang lagi, Mas. Mungkin aja di simpan di museum gitu..

      Aku juga berharap gitu, ada terus biar gak masyarakat sekitar aja yang bisa lihat, tapi para wisatawan yang terutama stady tour bisa lihat juga..

      Sama-sama, Mas Maher..
      Semoga gak hujan, biar bisa foto-foto di patung itu.
      Saranku mah pagi hari aja, Mas, selain gak seramai siang dan sore, pagi hari itu lebih teduh, gak panas.. he

      Hapus
  16. Menarik banget neH. Apalagi yang tumpukan sepeda itu mas. Kece

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kece pake badai..haha
      Aku aja lebih lama di patung yang sepeda itu, lebih suka aja gitu :)

      Hapus
  17. sayang aku belum balik
    hiks
    di st kridosono bagus2 emang muralya
    klo yg di kali code itu apik banget
    apalagi sambil liat rumah2 di bawahnya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas, membuat daya tarik orang yang lewat..
      Betul, sekalian lihat rumah warna warni, tapi kalau siang sampe sore selalu rame yang lewat, jadi agak susah kalau foto dari jarak jauh..

      Hapus
  18. Wah , jadi pengin ke jogja deh, kayaknya banyak tempat bagus - tuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh tuh, apalagi selagi ada Jogja Street Sculpture 2017, bisa sekalian foto-foto..

      Hayo, jadi kapan ke Jogja?

      Hapus
  19. Jogja sama bandung, emang engga keabisan insan-insan kreatif ya mas. Keren keren gitu karyanya. Udah gitu emang udah ada wadahnya sih kalo disana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Kang..
      Hayo kapan maen ke Jogja, Mas?

      Hapus
  20. Itulah hebatnya orang INDONESIA karung (kantong) aja bisa dijadikan alat perang? jadi teng.., hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas, dari alat sederhana bisa jadi berguna luar biasa :)

      Hapus
    2. walau aku enggak bisa menyaksikan langsung Jogja Street Sculpture Project 2017, tapi bisa lihat potonya aja sudah ikut bangga dan salut sama karya seniman2 Indonesia.

      Oh iya Mas @Andi, boleh minta tolong nggak? Tolong bilangin itu orang yang nengok sumur.., suruh hati2 demi keselamatan, bukankah ngingetin orang demi keselamatan jiwa itu perbuatan yang mulia kan mas? Tolong ya di ingetin.., wkwkwk! :)

      Hapus
    3. Iya, Mas, alhamdulilah. Semoga makin banyak yang lihat, baik secara langsung atau lewat blog ini :)

      Betul, tapi itu hujan, panas ataupun cerah orang yang nengok sumur tetap aja disitu, gak mau pindah.. haha

      Itu sebenarnya di dalam sumur terdapat kaca, Mas. Jadi kalau kita nengok ke dalam. Terdapat dua orang, yang satunya orang yang nengok itu sumur..he

      Hapus
  21. Yang pasti semua patung atau karya seni itu mempunyai nama, dan makna. Mungkin yang lebih tau makna dan namanya sang pembuat karya seni itu sendiri. Penonton atau penikmat seni hanya bisa mengira-ngira saja.
    PAtungnya hebat-hebat, penuh dengan nilai pesan yang ingn disampaikan semisal, gadget, ya...seperti kita dan sekeliling kita sudah kecanduan sama gadget termasuk televisi yang penuh dengan slogan halal dan halal.
    Tapi sayang ya, dua tahun sekali ,waktu terlalu lama sebenarnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas, tapi aku sebagai penikmat seni, salut dan keren, ikut bangga juga sebagai warga Indonesia..

      Aku juga berharapnya bisa lebih cepet, gak dua tahun sekali.. Biar terus ada updaten dari setiap patung hasil karya para seniman..

      Hapus
  22. Aku tertarik sama patung perempuan yg tanpa kepala mas... penasaran sama dibalik patung tsb...

    Kereeenn.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, yang pake batik ya, Teh?
      Aku juga suka, menarik patungnya.
      Sayangnya gak ada penjelasan setiap patungnya sih. Jadi aku juga masih cari tahu arti dari patungnya..

      Hapus
  23. Wow. Patungnya keren-keren.
    Liat patung ban bentuk persegi jadi membayangkan seperti apa rasanya naik kendaraan dengan roda seperti itu. Hahaha.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, keren. Sekeren kota Jogja..
      Haha.. sepertinya bikin pusing kalau ban kendaraan mobilnya seperti itu. Untuk jalan aja susah sepertinya :D

      Hapus
  24. Karya seni yang keren dan menakjubkan mas, banyak banget ya patungnya, itu tersebar di beberapa titik jalan ya?

    Emmmb kalau boleh tahu itu patungnya terbuat dari apa aja mas? dan berapa lama dipajang di acara Street Sculpture 2017

    BalasHapus
    Balasan
    1. Paling banyak di daerah kota baru, dekat stadion kridosono, Mas..

      Rata-rata sih bahan yang kuat, Mas, ada juga patung yang seperti sumur itu aku kira sumurnya itu terbuat dari bagus, ternyata tidak. Itu dari semen dan batu bata.

      Tapi patung yang bertema kuat itu, temboknya terbuat dari gabus, Mas..

      Masalah berapa lama di atas lengkap sudah aku jelaskan, silahkan baca lagi, Mas..he

      Hapus
  25. Wow.. amazing kang.. unik-unik banget yah karya seniman Yogyakarta.. itu bisa jadi viral kalau udah di publish di sini mah, para turis bakalan pada datang menghampiri... Sukses trus kang memposting berita-berita dan foto-foto unik seperti ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Kang.. makin hari aku perhatikan makin bayak orang yang lihat dan foto.

      Aamiin, semoga terus bisa update tentang hal yang unik di Jogja..
      Coba kalau dekat ke Jogja ya, Kang, pasti bisa lihat secara langsung..

      Hapus
  26. itu baru sebagian ya mas sudah luar biasa uniknya kalau di post semua mungkin harus 3 artikel ya mas baru terangkum semua hal-hal uniknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa jadi, Mas. Tapi aku belum nemu lokasi semuanya nih..

      Hapus
  27. Udah keliling potopoto y mas. Nice. Saking banyaknya ya mas, masih ada 20 an lg yg blm...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, Mas. Betul, dan yang sisanya aku belum nemu semua lokasinya..

      Hapus
  28. Takjub deh lihat foto2nya...dan luar biasa uniknya....seniman Jogja selalu menampilkan karya2nya yang amazing yang bikin penikmatnya terkesima....indah banget mas....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Teh, dan bagusnya lagi setiap dua tahun sekali selalu berganti-ganti patung, jadi gak patung ini lagi yang di pasang. Jadi semakin tahun, makin fresh dan unik..

      Hapus
  29. OK ... ini memang terlihat keren banget lho. Padahal cuma patung, tapi kalau saya lihat dari gambarnya jadi sangat menarik. Padahal saya gak tahu tentang seni, apalagi seni patung. Pokoknya keren banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fix, bagiku yang ada di Jogja itu selain istimewa, juga keren. Terlebih hasil para seniman ini. Aku juga salut. Terkadang jadi bahan yang memang sudah tidak terpakai, mereka bisa mengubahnya jadi sebuah karya yang keren..

      Hapus
  30. wuih, kereeen..unik-unik karya seniman jogja..hihi..modalnya juga keliatan lumayan hehe..saya liat sepeda yang disusun gitu terus dicat kok berasa sayang ya, padahal kalo dipake bisa buat se RT itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas.
      Hehe.. iya, sih sepedanya bisa digunakan buat HUT RI gitu, tapi setelah dibuat seperti itu malah jadi keren kan, mana ada di kota-kota lain sepedanya di bentuk lingkaran..hehe

      Hapus
  31. Artworknya keren banget ya Mas, jadi kangen banget sama Jogja^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo ke Jogja lagi, Teh.
      Btw, terakhir ke Jogja kapan ya?

      Hapus
  32. kang Andiiii ajakin ami kesana dooong, unik2 banget patungnya x-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayu atuh, sok ka Jogja we heula, ke keliling patung Jogja Street Sculpture Project 2017 :)

      Hapus
    2. sekarang masa lajangnya udah mau abis, jadi di cancel ya kang jalan bareng di yogya nya wkwk

      Hapus
    3. Hehe.. Santai..
      Kapan nih nikahnya?
      Undah para blogger ya.. hehe

      Hapus
  33. Yogya emang selalu keren ya, kapan-kapan jadi pengen ke sini deh. Hehe.

    Banyak juga ya patungnya ada 50-an, seru nih kayaknya kalau liburan tahun baru cus ke sini sambil liatin patung-patung sepanjang yogya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, Mas, kabarin ya, siapa tahu bisa silaturahmi :)

      Ide yang bagus, tahun baru kan masih ada, karena patung ini ada sampe tanggal 10 Januari. Berkabar aja lah kalau kesini..he

      Hapus
  34. Jogja Street Sculpture Project, mantap kali yah, unik - unik dan kreatif, sayangnya kagak ada patung cabe2 an disana hahah,, paling mirip itu patung orang yang liat sumur, detailnya kayak orang yang sedang liat sumur beneran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. kalau ada patung cabe-cabean nanti maknanya apaan ya, Kang? :D

      Betul, Kang, aku juga salut sama yang baut. Memang seperti orang sungguhan..

      Hapus
  35. Patung-patungnya kreatif ya mas, tapi sayangnya gak ada keterangan maksud pesan yang disampaikan lewat patung itu, coba kalo ada, kan lebih seru lagi dan dapat menambah pengetahuan. Jarak dari patung satu ke yang lainnya jauh ya mas, atau harus naik motor gitu??

    Kalo udah lewat dari 3 bulan, apakah patung-patung ini dipindah/dicabut atau tetap dibiarkan gitu aja? Berarti 2 tahun berikutnya akan ada patung baru lagi ya. Keren dan kreatif mas. Ntar ditunggu sisa 20 foto patungnya ya, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas. Nah itu, aku juga masih penasaran sama makna dari patung-patung itu. Meskipun nebak-nebak, tapi belum tentu benar..

      Untuk jarak sendiri gak semuanya jauh ko, Mas, terutama di daerah kota baru. Disitu bisa dibilang ngumpul, tinggal jalan aja, tapi ada juga yang jaraknya harus menggunkan motor, tapi sekali ke tempat itu, terdapat beberapa patung dalam lokasi..

      Aku rasa gak di biarkan gitu aja, di simpan di museum sepertinya, Mas..
      Iya, dua tahun berikutnya ada patung lagi, dan setiap tahunnya juga berganti-ganti jenis patung..

      Hehe.. semoga aja bisa dapet sisa patungnya yang 20.. he

      Hapus
  36. Lebih keren lagi kalo bisa lihat secara langsung sih, aku sendiri belum sempet buat liat patung - patung aesthetic it secara langsung, btw aku paling suka yang tukang becak ngintip nonton di stadion

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayo makannya segera ke lokasi patung itu, Mas..he
      Iya itu keren juga yang tukang becaknya..

      Hapus
  37. uwaaaaaaaaw kereeeeeeen :D

    awalnya aku udah memilih patung mana yang kufavoritin
    eh semakin scroll ke bawah, pilihannya berubah
    semakin discroll lagi, nggak jadi ngefavoritin deh, soalnya banyak yang difavorotin
    pokoknya keren deh jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semuanya memang keren ya, Teh, salut sama para seniman yang sudah membuatnya. Semoga di setiap kota juga ada, biar masyarakat bisa menikmati karya seni berupa patung..

      Hapus
  38. Wuih keren banget infinity warna kuning stabillo.. dari foto aja bagus yaaa kang apalagi liat aslinyaaa.. pengen rasanya kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh tuh, ayo ke Jogja aja, Teh, kan masih bisa tuh nanti liburan tahun baru.. Semoga kesampaian ke Jogja ya..

      Hapus
  39. Yogya nggak ada habisnya dibahas. Hah, 50 patung...Patungnya cakep, unik. Seniman2nya bener-bener kreatif deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Teh, kreatif dan keren. Iya, ada 50 patung. Asik juga, bisa ada pilihan untuk foto-foto nantinya..

      Hapus
  40. Jogja kota seNiman banget yaaa...
    Semua patungnya ngeliatin klo para pematung bnr2 berjiwa kreatif. Patungnya bagus2. Fotonya Juga baguS2.. pintar bergaya di deket patung 😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. berekspresi aja, Teh, dekat karya seni para seniman. Selagi ada..he
      Ayo abadikan juga dekat patung, Teh..

      Hapus
  41. patungnya aneh-aneh ih, tapi anehnya itu bikin seneng. uh photogenic jadinya. apa patungnya bakal ada di tempat itu terus atau bawa pulang lagi? .-.
    btw aku takut sama patung yang ngegantung di pohon :(((

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak ada setelah tanggal 10 Januari, Teh, aku rasa sepertinya di taro di museum atau tempat lain gitu. Aku juga kurang tahu sih, tapi kalau di hancurin sayang juga.. Perlu di simpan buat wisatawan lihat..

      Hehe.. Apalagi itu patung yang ngegantung dilihat pada malam hari, lebih serem lho, Teh :D

      Hapus
  42. Jogja Street Sculpture Project, keren, top banget!!! Kreatif!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju, Mas, memang para seniman Jogja itu patut di acungi jempol (y)

      Hapus
  43. Masih 28 foto, lha padahal patunge ada 50 mas. Kurang 22 foto lagi berati? Hehe.
    Lama juga kalau berlangsung 3 bulan ya? Siap-siap jadi tempat foto hits di instagram ini. Lha terus setelah tiga bulan itu, patungnya bakal tetep stay disitu apa gimana mas?

    Yang ayam robot itu, ada di Malioboro kan ya? Aku udah pernah liat itu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. 20-an patung lagi, lah, Mas..he
      Gak, Mas, patungnya bakal di copot. Mungkin di simpan di museum atau gak tempat lainnya. Aku juga kurang tahu..

      Iya itu mah udah lama ada di Malioboro ko, Mas.. Dan gak masuk dalam kategori Jogja Street Sculpture Project 2017..

      Hapus
  44. Itu sepeda motornya pas buat yang lagi berantem.
    Masih sampai Januari tahun depan ya, atur-atur jadwal nih, mudah-mudahan bisa ajak anak-anak buat lihat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. nanti saling ngegas, mana yang duluan maju ya :D

      Aamiin, semoga bisa melihat langsung patung JSSP ya, Teh..

      Hapus
  45. Jadi inget Penang. Selalu suka dengan project street art seperti ini. Baru bulan depan main ke Jogja. Kalau aja masih ada :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penang itu apa ya, Mas? Belum tahu aku..he
      Masih ko, kan seperti apa yang aku ceritakan di atas, sampe tanggal 10 Januari.

      Jangan lupa berkabar ya, Mas, biar bisa silaturahmi..

      Hapus
  46. Itu karya seninya dipasang permanen gak, Mas? Suka yang sepeda infinity. Meski kurang cocok warnanya. Ehe~ Kalau ada di Jawa kayaknya Hulk lebih cocok dipanggil Buto Ijo. Wqwqwq.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak Mas, sesuai apa yang sudah aku jelaskan diatas, setelah tangggal 10 Januari akan dilepas. Dan itu hanya berlangsung cuma 3 bulan saja..

      Haha,, hulknya orang Jogja, Mas .. wkwk

      Hapus
  47. Acaranya seru banget. :D Buat foto2 juga keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Teh, apalagi kalau fotonya di upload di IG. Dan banyak like banyak. Bakalan dapat hadiah tuh dari JSSP..

      Hapus
  48. bagus bangetttt... yakin emang kota yang satu ini kreatif banget... hahahah

    karya yng patung digantung sambil megang papan yang isinya aplikasi sosmed mungkin yang paling cocok sama gambaran kehidupan sekarang kali yah.. heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas.. Kapan nih ke Jogja?

      Nah, bisa jadi tuh, kalau malam keliatan serem. Warnanya merah gitu lagi :D

      Hapus
  49. Weh....keren sekali...besok pagi (24/10) aku mau antar anak ikut kejurda taek wondo di Amongrogo kira-kira masih gak ya street artnya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ada lah, kan seperti yang udah aku jelasin. JSSP berakhir tanggal 10 Januari 2017..

      Hapus
  50. KEREN MAKSIMAL, ANDI!!
    Wah, jogja emang nggak ada matinya. Tempatnya orang orang kreatif maksimal begini ya..gue jadi kangen sama Jogja kalau begini..tapi udah lama nggak ke sana..mumpung masih mahasiswa emang ahrus bisa eksplorasi apa saja yang bisa dijelajahi.

    KREATIF POKOKNYA!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Teh..

      Betul, Teh, kota Jogja selalu ada saja yang diceritakan..
      Setuju, selain bisa ekspor pribadi, kan bisa diceritakan juga di blog. Dan yang lain jadi tahu :)

      Kapan ke Jogja lagi, Teh?

      Hapus
  51. Keren2 semua mas.. Tp dari yg terfoto yg nenarik perhatian saya huruf T dari batu itu. So simple tp effort membuatnya sulit, mengingatkan akan Stonehenge

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener, dan itu batu beneran juga.. Kuy, ikut eksplor juga selagi belum berakhir JSSP nya..he

      Hapus
  52. Wah, ternyata komentarku belum masuk. Lupa deh kemarin komen apa aja.
    Untung masih lama nih, sampe Januari tahun depan. Pengen banget ngajak pacar kesana. Soalnya tempatnya keren. Tapi kalo cuma kesana berdua, gak ada yang ngefotoin. Ujung-ujungnya selfie berdua. Kalo cuma selfie, jadi nggak sekeren fotonya mas Andi.
    Ya udah deh, gitu aja. Makasih banyak infonya. Gue kalo cari info tentang Jogja pasti cus kesini. Fotonya keren banget, yang ngefotoin dibayar berapa mas? :-d

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah masuk ko, Mas.. Coba scroll diatas, dan aku juga udah bales..

      Bisa diagendakan tuh, Mas, tahun baruan di Jogja. Iya, sih, bisa minta fotoin atau ajak teman juga, biar saling fotoin, gitu..

      Yang ngefotoin mah gak di bayar, udah biasa, Mas..hehe

      Hapus
  53. keren semua mas hasil fotonya
    pengen ke jogja jadinya

    BalasHapus
  54. Unik banget mas,,salut banget saya mas kepada yang bikin,,,bener bener suatu kreasi yang butuh keahlian tuh...mantep mas informasinya..makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mas, semoga terus bisa dilestarikan setiap dua tahun sekali. Meningat acara JSSP ini diadakan dua tahun sekali..
      Sama-sama, Mas Dwi..

      Hapus
  55. robot ayamnya itu mas, keren banget lho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah lama sebenarnya itu, Mas, dan itu gak masuk dalam patung JSSP..

      Hapus
  56. Keren, keren, keren!!!
    Ininih yang bikin turis senang, ada pemikatnya gitu untuk berkunjung. Tapi saya selalu mikir.....hasil karya yg keren2 gini, berharaaap banget bisa dijaga dengan baik. Maksudnya, kan yg namanya cuaca itu pastilah bikin perubahan2 pada segala sesuatu di muka bumi ini [halah] wkwkwk.

    Nah kalau udh kelamaan dipajang kan nanti jadi usang, berdebu, dan malah jadi rongsokan <- ini mikirr banget sih wkwkw.

    Semoga bisa dijaga dan dirawat dengan baik, biar jadi landmark gituloh. Ya gak bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih, Teh, harusnya juga gitu dijaga. Dan jangan sampe hilang ditelan oleh jaman. Semoga aja terus bisa dijaga dan dilestarikan..

      Hapus
  57. Balasan
    1. Lah, Mas Andrie tuh yang jalan-jalan terus :D

      Hapus
  58. Terpujilah wahai para seniman sclupture itu,
    semuanya bikin mulutku menganga lebar.
    beruntung banget kamu di bisa foto-foto disitu,
    membuatku iri saja :(

    BalasHapus
  59. Maunya sih ke jogja buat tahun baru,tapi belom kuat di ongkos. Anak2 jogja emang kreatif dah,yg kaya gini ni harus ditiru kota2 lain biar wisatanya gk cuma ke gunung,pantai atau apalah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nabung dulu, Mas, terus agendakan deh buat ke Jogja..
      Betul, Mas, karena gak melulu ke gunung, pantai untuk maen itu..
      Terlebih saat ini banyak mereka yang pergi ke gunung cuma untuk foto dan parahnya lagi cuma dengan perlengkapan ala kadarnya, pdahal kan keselamatan itu penting..

      Hapus
  60. Dari kemaren uda menclok di laman ini, tapi pas publish komen error mulu, nah mungkin sekarang internetnya uda stabil
    Btw artnya dapet banget, seni rupa yang sungguh luar biasa instagramable...duh tapi jujur aku ga gitu ngerti seni, cuma bisa melihat dari sisi keindahan betuk, belom filosofinya
    Yang ubi dibelah keren juga tu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah, semoga tetap stabil ya, Teh koneksinya..he
      Sama, Teh, andai ada pengertian dari setiap seninya, pasti lebih bagus, dan para pengunjung bisa tahu juga..

      Yang ubi dekat tempat makan juga itu, Teh..

      Hapus
  61. Jogja.. kenapa kamu nggak ada matinya sih? Ada aja hal baru di jogja yes yang bikin mau kesana terus.
    Aku tadi sempet salah baca, sekilas tadi aku baca street couple, hahahaha padahal sculpture, maafkan mata yang udah g bisa diajak kompromi.
    Jadi festival ini 2 tahun sekali ya? iya juga sih, kalau mau tiap tahun persiapannya itu loh juga yang panjang.
    eh pake kamera apa Di? suka pas bagian foto yang bokeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo ke Jogja lagi, Teh, biar bisa lebih lama menikmat hal-hal baru di kota gudeg ini :)

      Duh, ceritanya teh Pipit baca disaat mata udah lelah nih..hehe

      Pake canon, Teh..

      Hapus
  62. Cocok buat liburan tahun baru ya, kan masih ada waktu sampe tanggal 10 Januari..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, banget, cocok sekali kalau mau buat tahun baruan. Buruan ke Jogja..

      Hapus
  63. orang jogja memang pada kreatif ya dari dulu

    BalasHapus
  64. Cakep banget deh. Dan cocok bgt buat anak muda zaman now yang pengen eksis. Patung2nya asyik bgt diajak kompromi untuk jepret. Hehe

    JOGJA MEMANG ISTIMEWA!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Betul, Mas, jadi kan gak melulu eksis di pemandangan itu-itu aja, sesekali di patung ginian lah :D

      Setuju, memang Jogja itu selalu istimewa..

      Hapus
  65. kreatif sie. cuma seninya sukar dimengerti yak.. maksudnya motor kepala 2 itu sulit dicernanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas, soalnya gak ada ceritanya dari setiap patungnya, kalau ada pengertiannya pasti setiap yang lihat dan baca jadi tahu..

      Hapus
  66. wow...susunan sepedanya sy suka..
    seru nih postingannya mas,
    emang yogya jempol dah.kota impian yg hingga kini belum sempat buat di kunjungin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, Teh.. Semoga disegerakan bisa ke Jogja ya, Teh.. aamiin..

      Hapus
  67. jogja makin kece aja nih. patung patungnya anti mainstream semua. bentuknya enggak masuk logika dan enggak ketebak. ahahah. keren keren!

    itu angkirngan gratis juga enggak kalah keren.

    moga gue bisa ngerasain disana sometime! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas, salut sama para senimannya ya..
      Aamiin, jangan lupa berkabar kalau ke Jogja..

      Hapus
  68. ndi, pantesan betah banget di jogja ga pulang2 hehehehe :P

    BalasHapus
  69. Wah cocok nih mas! sepertinya bagus untuk bahasan blog ku!...
    Kapan ya bisa antar aku keliling disana!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo. Gimana, Mas Adhi aja, aku stand by di Jogja ko, berkabar aja kalau ke Jogja..

      Hapus
  70. waww itu sepeda bisa disusun begitu pegimane caranya pak? ck ck yogya memang kreatif banget ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kreatif dan keren. Aku kurang tahu caranya gimana, yang jelas itu perlu perjuangan dan persiapan untuk bisa pasang seperti itu :)

      Hapus
  71. yogya tak henti hentinya menawarkan berbagai spot instagramable

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, makannya tak pernah bosan-bosannya orang yang pernah pergi ke Jogja. Terlebih bagi merek yang sudah pernah tinggal di Jogja akan terus merasakan kangen akan setiap sudut kota Jogja..

      Hapus
  72. Wih... Patungnya keren2,mas. Tapi yang aku suka, patung tukang becak sama orang yang melihat ke dalam sumur itu. Keren banget. Tumpukan sepedanya juga gak kalah keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mas, keren-keren semua. Salut sama para senimannya..

      Hapus
  73. wow, saya suka sepedanya :D yang versi apapun.Ah, ni kota emang kreatif

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kreatif dan istimewa. Salut sama para seniman yang membuatnya ya, Teh..

      Hapus
  74. Two thumbs up buat jogja. Gila keren2 banget patungnya!! Bisa banyak menarik turis juga ini pasti.. Walopun aku liat bbrp)patungnya ada yg serem yaa.. Trutama yg kepala di bawah bergelantungan di pohon mas. Mana merah gitu. Jd mikirnya orang2nya stress krn tuntutan media sosial dan bunuh diri wkwkwkwk. Sotoy bgt sih analisaku :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti itu, Teh, iya itu yang kepala kalau malam serem juga.. hehe

      Bisa jadi lho, Teh, karena memang gak ada keterangannya, jadi yang lihat juga bingung..he

      Hapus
  75. Wawwwww

    Keren banget dan artistik banget
    Pengen juga lah foto foto disituu

    BalasHapus
  76. Kerennn masyaAllah ..
    serasa main langsung ke Yogya ! Tour de Sculpture.

    Menarik.. patung orang ngelongok sumur. Anak2 jaman now mungkin ada yang belum lihat "sumur timba" macam tu.

    Itu patung2nya permanen penempatannya atau hanya selama pameran saja mas?

    Terimakasih liputannya. Nice article.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya, Teh, anak zaman now taunya tinggal pake aja tuh air, padahal dulu mah, seember aja butuh perjuangan, nimba dulu. Tarik, tarik..hehe

      Cuma selama pameran aja, Teh, 3 bulan itu, sampai tanggal 10 Januari 2018..

      Sami-sami, Teh..

      Hapus
  77. Agak ngeri-ngeri gimana gitu ya tempatnya, banyak sculpture yang agak creepy :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak ngeri kok, buktinya banyak yang foto disitu..hehe

      Hapus
  78. Aku selalu kagum sama patung2 di Jogja ini, mesti unik2 dan tentunya pasti ganti2 jadi ga bosen huahaha.. kreatif sekali Jogja ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, masalah kreatif Jogja jagonya. Dengan diadakan dua tahun sekali membuat masyarakat juga cukup ada jeda untuk bisa menikmati karya seni seperti ini. Semoga terus dilestarikan hal yang seperti ini..

      Hapus
  79. Keren banget, salut sama yang buat, semoga terus bisa dilestarikan agar para wisatawan bisa menikmati karya yang bagus seperti ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga terus dilestarikan ya, Mas. Agar para wisatawan semakin betah untuk wisata ke Jogja..

      Ayo ke JSSP, Mas?

      Hapus
  80. Jadi berasa jalan jalan langsung di jogja nih, terimalasi infonya. Mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, Mas. Kapan jalan-jalan benerannya di Jogja nih, Mas? he

      Hapus
  81. Duuuhhh kayra seni yang patut diapresiasi nih di Jogja. Sepeda berbentuk hampir melingkar penuh warna hijau itu indah banget yah. Anakku nih yg demen nyeni melukis, gambar dll.

    BalasHapus
  82. di Jogja emang terkenal dgn karya kreatifnya, semakin menambah objek wisata di Jogja

    BalasHapus
  83. Asli,keren pakek banget. Jogja yang udah istimewa dadi semakin istimewa. TOP

    BalasHapus
  84. Anakku demen seni kayak gini nih..pasti aeneng kalo diajak ke sini. Nanti bakalan ada lagi ga ya? Mau fotoan di patung KUAT deket tempat makanan ah 😘

    BalasHapus
  85. Jogja memag kreatif,,,, tahun ini ada gak?

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca diary Andi Nugraha kali ini. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya. Komentar dari kalian merupakan sebuah apresiasi besar untuk penulis.