Mencoba Bakso Klenger Ratu Sari dengan Ukuran 1 KG

Mencoba Bakso Klenger Ratu Sari dengan Ukuran 1 KG



ANDINUGRAHA | Akhir-akhir ini cuaca di Yogyakarta sedang kurang stabil. Pagi cerah, sore hujan. Sore cerah, malam hujan. Begitulan cuaca akhir tahun yang bisa aku sebut musim hujan. Tapi mau bagaimana pun aku harus tetap bersyukur karena hujan merupakan rezeki yang diberikan oleh Allah.
"(Dialah) Yang menjadikan untukmu bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia mengeluarkan dengan hujan itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kalian mengadakan bagi Allah sekutu-sekutu, padahal kalian mengetahui" [Al-Baqoroh:22]

Disaat musim hujan seperti ini enaknya makan yang anget-anget dan panas. Biasanya aku makan mie ayam atau bakso. Siang itu aku ingin sekali makan bakso yang sudah lama aku idam-idamkan. Selain bakso memang salah satu makanan favoritku, salah satu bakso ini juga wajib aku coba selagi masih di Yogyakarta.

Namanya Bakso Klenger Ratu Sari. Outlate bakso ini terletak di jalan Wahid Hasyim no. 296 Nologaten, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Kuliner bakso memang ada dimana-mana banyak sekali yang menjualnya. Tapi bakso klenger ini berbeda dengan bakso-bakso yang lainnya. Terutama dari segi ukurannya. Mulari dari ukuran 250 gram hingga 5 KG yang akan membuat klenger bagi yang memakannya.

Bakso merupakan salah satu makanan favoritku, dimana bakso sangat sekali kita temukan diberbagai kota di Indonesia. Di Yogyakarta khususnya, tempat sekarang aku tinggal. Hampir setiap minggunya aku menikmati bakso. Tentu bakso yang berbeda-beda, dari mulai yang biasa hingga yang menurutku luar biasa.

Sahabat penasaran dengan Bakso Klenger Ratu Sari ?

Oke. Aku sedikit ceritakan tentang Bakso Klenger Ratu Sari.

Jadi pada awal tahun 2011 Achmad Fardiansyah Taufik selaku lulusan Fakultas Hukum Universitas Atmajaya Yogyakarta, sekaligus pemilik ide berjualan bakso dengan ukuran super ini bersama istrinya mencoba usaha di bidang kuliner. Awalnya mereka berjualan nasi dengan konsep prasmanan, tetapi tidak berjalan seperti apa yang kami harapkan.

Setelah kurang sukses dengan berjualan nasi, Taufik bersama istri mencoba berjualan bakso. Di usaha keduanya ini pun tidak langsung mendapatkan hasil seperti yang diinginkan. Pertama kali berjualan, bakso yang ditawarkan kepada masyarakat sama dengan bakso kebanyakan. Tiga bulan berjalan, belum banyak pembeli yang melirik bakso racikan Taufik ini.

Untuk menarik perhatian masyarakat, dicarilah inovasi, dan akhirnya memilih untuk membuat bakso dengan ukuran yang tidak lazim. Hal ini mampu menarik perhatian masyarakat, dan dari situ Bakso Ratusari mulai memiliki banyak pelanggan. Untuk bakso berukuran besar, Taufik membuatnya mulai dari berat 250 gram.

Karena ukurannya yang sangat besar, banyak dari pelanggan Bakso Klenger Ratu Sari seperti klenger setelah menikmatinya, maka bakso di sini dikenal dengan nama Bakso Klenger. Nama dan ukuran tidak lazim ini membuat masyarakat banyak yang penasaran dan makan di sini.

Ada beberapa pilihan ukuran yang bisa dipesan pembeli, mulai dari 250 gram yang disebut bakso klenger, 500 gram yang disebut extra klenger, 1 kilogram yang mendapat julukan klenger dahsyat. Untuk bakso yang mencapai berat 3 kilogram dijuluki klenger super dahsyat.

Bakso dengan berat 1 kilogram bisa dinikmati hingga lima orang. Bakso klenger ini tidak hanya terbuat dari daging sapi, tetapi di dalam bakso terdapat potongan tetelan dan juga telur ayam. Tidak hanya mengandalkan ukuran, baksonya pun lembut dengan rasa yang gurih, serta dagingnya pun begitu terasa.

Seperti bakso pada umumnya, bakso klenger juga disajikan bersama mie, pangsit, dan sawi. Tidak hanya menyajikan bakso klenger, outlet bakso yang setiap harinya buka dari jam 10.00 hingga 21.00 ini juga menyediakan bakso unik lainnya seperti bakso londo, bakso petir, dan bakso kaget (kaki greget).

Bakso londo merupakan bakso yang dimasak dengan tambahan lada hitam, dan bakso petir miliki citarasa pedas. Kedua bakso ini di dalamnya ada tambahan tetelan. Untuk harga sendiri, seporsi bakso di Bakso Ratu Sari bisa dinikmati mulai dari harga Rp.15.000,-. Untuk bakso klenger harganya Rp.24.000,- sedang bakso klenger dahsyat yang memiliki bobot 1 kilogram harganya Rp.80.000,-

Setelah tahu, tentu aku sebagai penikmat bakso tertarik dan ingin sekali menyantapnya. Sebenarnya ingin makan bakso klenger ini sudah lama sejak bulan puasa kemarin. Tapi karena teman-temanku belum ada yang bisa jadi baru kali ini aku mencobanya.

Sejak Ashar aku terjebak hujan di kampus karena hujan. Aku mengajak Maman sahabatku untuk membeli bakso klenger setelah Maghrib. Alhamdulilah cuaca setelah Maghrib reda. Setelah itu aku menghampiri kost Maman untuk bergegas berangkat ngebakso. Di kost Maman ada Bayu sedang main. Padahal sedari di kampus aku juga mengajaknya untuk ikut makan bakso klenger, tapi dia sedikit ragu untuk ikut.

Ketika di kost Maman ternyata dia berubah fikiran untuk ikut. Kami bertiga mengajak Imam juga, dan kami berencana membeli bakso klenger dengan ukuran 1kg. Kalau membaca di instagram ukuran seperti itu untuk orang 4 sampai 5 orang. Kami berempat sepertinya sudah cukup.

Dari kost jarak ke tempat bakso klenger cukup jauh, sampai disana kurang lebih pukul 19.30. Palkiran di depan outlate bakso klenger sudah penuh, sehingga kami menunggu untuk bisa masuk.


Pertama kalinya ke tempat ini luar biasa sekali penuhnya. Baru saja sampai di parkiran, banyak yang masuk keluar hanya untuk bisa menikmati bakso klenger ratu sari. Tidak hanya muda saja, tua juga sangat banyak.


Setelah beberapa menit kemudian kami mencoba untuk masuk ke outlate bakso klenger. Sesampainya di dalam ternyata penuh tak ada satu pun tempat atau meja yang kosong. Tempatnya selain bagus, aku rasa terlihat nyaman untuk makan bakso. Memang menurutku tempat makan itu harus senyaman mungkin.


Tak lama kemudian kami dikasih kertas yang isinya daftar nama bakso dan harganya. Kami melihat tempat duduk dekat meja makan di samping pintu masuk, kami duduk sembari menuliskan apa yang kami pesan.
.

Sejak di kost-kostan kami sudah menyiapkan untuk beli bakso klenger dengan ukuran 1 KG. Aku pun menuliskannya dalam kertas. Untuk minum sendiri kami samakan yakni air es. Disini aku lupa tidak foto daftar minumannya. Yang jelas air es ini seharga Rp. 2.000,-

Kami mendapatkan no pelanggan 93, nomor ini cukup jauh dan bagiku luar biasa sekali. Mungkin setiap harinya lebih dari 100 pelanggan yang datang. Setelah dituliskan kami masih duduk lama menunggu meja yang kosong.
.

Sahabat bisa lihat sendiri, begitu ramainya dan penuh warna tempat duduknya. Serasa semakin semangat kalau berada di tempat ini. Selain kursinya warna warni, tempatnya juga unik. Berbagai hiasan dipasang disni, seperti pada lampu, sepeda zaman dulu yang di pasang diatas.
.

Baru kali ini aku pesan bakso sampai ngantri seperti ini. Tidak hanya ngantri di parkiran saja di dalam juga sama harus menunggu lama. Tapi demi makan bakso klenger kami harus rela antri.


Setiap meja yang kami lihat penuh dengan para pelanggan yang sedang makan bakso klenger. Mulai dari yang ukurannya kecil hingga besar. Setelah kami menyerahkan pesanan, kami harus menunggu dengan sabar.

Kami mendapatkan nomor antrian 93. Bisa dibayangkan ramenya seperti apa. Hujan pun ramai apalagi cerah pasti lebih ramai lagi. Ketika kami mendapatkan tempat duduk, di parkiran sudah ada beberapa motor yang mengantri untuk makan bakso klenger juga.


Yang membuatku salut, persiapan bakso yang kami pesan tidak begitu lama. Bahkan sangat cepat. Ketika bakso kelenger ukuran 1 kg yang kami pesan datang, kami kaget karena baru pertama kalinya melihat bakso dengan ukuran seperti ini secara langsung. Karena biasanya hanya lewat gambar saja. Alhamdulilah kesampaian juga bisa makan bakso klenger.
.

Baru pertama kalinya makan bakso disajikan dengan pisau besar untuk memotongnya. Tak terbayang kan kalau kalian bisa menghabiskan bakso 1 KG dengan sendirian. Kalau sahabat pernah makan bakso klenger ini pasti sudah tahu seperti apa rasanya dan tentu bisa mebedakan rasanya seperti apa.


Ketika baksonya sudah diatas mejak, aku berusaha memotongnya dan itu harus menggunakan tenaga. Karena aku yang sedang lapar ini belum ada tenaga..hehe.. Tapi ketika dipotong bakso ini, rasanya sudah tidak  sabar ingin menyantapnya.


Awalnya penasaran apa isi bakso klenger ini. Yang sudah ada dalam fikiranku tentu dagingnya. Garpu dan sendok khusus membelahnya juga cukup besar dan kuat. Ketika aku membelahnya rasanya senang, karena bisa melihat bakso yang sedang ramai dibicarakan ini dan kami mendapatkan untuk bisa menyantapnya.
.

Aku dan Bayu yang berusaha membelah dan mempersiapkan baksonya buat teman-teman. Imam dan Maman duduk santai sembari mengabadikan foto ini. Maman sendiri sepertinya telihat senang dan tak tahan ingin segera menyantapnya. Aku sendiri yang membelah baksonya juga demikian.

Setelah berhasil dibelah, ternyata di dalam bakso klenger ini terdapat 2 telur yang dibelah menjadi dua, kami yang ber-4 ini akan kebagian setengah-setengah telurnya. Ditambah irisan daging yang terdapat dalam baksonya. Aku tak bertanggung jawab jika sahabat pembaca jadi lapar ketika membacanya.. hehe..
.

Sebenarnya jika dilihat dari ke-4 mangkok yang berisi mie dan kuahnya. Itu juga cukup banyak jika dimakan tanpa bakso. Serasa seperti mie ayam. Namun disini sahabat akan benar-benar klenger jika bisa berhasil makan dengan ukuran yang jumbo.


Masing-masing dari kami berbeda-beda memberi tambahan bumbunya, ada yang sausnya banyak, begitu juga dengan sambalnya. Bicara tentang sambal baru disini aku menemukan sambal yang bentuknya kering. Tidak seperti di tempat bakso pada umumnya. Mungkin agar lebih awet saja dibandingkan sambal basah atau yang berkuah.

Tapi aku akui sambalnya memang pedas, aku ambil sedikit saja sudah pedas. Apalagi si Maman yang mengambilnya begitu banyak sebelum dicicipi pedas atau tidaknya.
.

Setelah dipotong menjadi 4 bagian baksonya, setiap satu orang mendapatkan kurang lebih seperti dibawah ini. Itu pun belum dikasih bumbu sama sekali, hanya saja aku kasih sedikit kecap diatasnya. Agar ada rasa manis-manisnya.


Setelah aku kasih sous, sambal dan yang lainnya ternyata kuah bakso yang siap aku santap sampe berjatuhan. Saking penuhnya harus sedikit demi sedikit di makan. Sahabat pernah makan hingga seperti ini. Itu bakso yang 1 KG sudah dibagi menjadi 4 bagian. Apalagi tidak dibagi, tentu lebih banyak dan membutuhkan mangkok yang lebih besar lagi.


Meskipun Maman kepedesan tapi dia tetap semangat makan bakso klengernya. Bisa sahabat lihat sendiri kuah bakso yang di mangkok, begitu merah karena banyaknya sambal mengubah warna kuahnya.


Begitu juga dengan Imam yang semakin merah bibirnya karena pedas. Disini kami seperti balapan siapa yang paling duluan habis. Dan pemenangnya adalah aku.. yeee...yeee... hehe.. Kedua Maman, disusul sama Imam kemudian Bayu. Tak heran jika makan bakso Bayu selalu terakhir, selain memang menikmati sekali makannya. Dia terlihat sedikit santai makannya. Aku juga sebenarnya santai hanya saja fokus..hehe (bilang saja lapar... :D)..


Uniknya disini gelasnya tidak seperti gelas pada oulet bakso pada umumnya, selain unik terlihat bagus juga. Maman sendiri malahan baru melihatnya. Aku sendiri sebelumnya sudah pernah melihat, malahan teman satu kostku ada yang punya.


Bakso disini juga tidak hanya yang 1 kg yang paling besar. Seperti apa yang sudah dituliskan aku ditas. Bisa dicek di instagram bakso klenger dibawah ini :



Foto kiriman Official Of Bakso Klenger (@baksoklenger) pada

Bakso klenger yang satu ini bisa sahabat bayangkan besarnya melebihi besar kepala manusia. yakni 20 kg, kira-kira buat berapa orang ya. Aku rasa ini harganya lebih dari 1 juta. Karena yang 5 kg saja harganya sampai Rp.600.000,- Bagaimana yang ukurannya sampai 20 kg ?


Setelah selesai makan bakso klenger kami duduk santai sembari menunggu makanannya turun ke perut. Tak lama ada kelompok pengamen yang datang. Aku sengaja mempersiapkan uang untuk pengamen tersebut. Karena lagu yang dinyanyikan cukup menghiburku.


Pengamen Jogja yang menyanyikan lagu Superman Is Dead - Sunset Di Tanah Anarki



Karena senang, Maman meminta foto yang bakso klengernya untuk di upload ke facebooknya. Dan setelah pulang banyak yang komen menanyakan alamatnya. Kalau sahabat masih bingung dengan tempatnya bisa komen dibawah nanti agar lebih jelasnya. Sebenarnya sudah cukup mudah dengan alamat yang sudah aku tulsiakan postingan ini.


Ketika duduk santai mataku tertuju kepada salah satu sepeda yang di dekatnya ada tiga burung. Aku pun mengabadikannya denga foto. Satu persatu aku foto. Burungnya cukup tenang ketika banyak pelanggan datang. Biasanya burung ketika banyak orang sering bersuara. Mungkin saja burungnya sudah terbiasa.


Tak lama ada ibu-ibu sedang kasih makan burung. Aku samperin dan tanya-tanya tentang baksonya. Ketika aku meminta izin untuk ngasih makan burungnya ternyata bakso di outletnya juga sudah habis. Papan open di depan pun segera dibalik menjadi close.

Padahal baru pukul 20.00 tapi bakso disini sudah habis. Kata ibu itu setiap malam Minggu bisa lebih cepat habisnya. Malam Minggu sebelumnya saja Maghrib sudah habis. Betul-betul bakso klenger ini laris sekali. Saranku untuk para sahabat yang ingin mencobanya lebih baik siang hari. Kalaupun mau malam, lebih baik sehabis Maghrib dan itu jangan malam Minggu.


Aku lupa nama-nama ketiga burung itu, sempat menanyakan tapi tak ingat lagi. Ketiga burung tersebut selalu menjadi pusat perhatikan para pengunjung, bahkan banyak juga yang mengabadikannya setelah makan bakso seperti kami ini.


Setelah puas berfoto dengan burung, aku dan Maman bergegas untuk membayar baksonya. Sembari jalan menuju kasir kami sempat memoto tempat-tempat didalam outlate bakso klenger yang belum sempat kami foto.


Mas-mas yang di atas tahu saja kalau aku mau memotonya, alhasil dia berfose..hehe.. Waktu pertama kali masuk, tempat duduk ini penuh sekali dengan para pengunjung yang sedang makan bakso klenger. Di sekitar tempat itu ada beberapa bingkai. Selain hiasa, ada juga penghargaan.


Bakso klenger juga masuk ke dalam TOP 100 KULINER YOGYAKARTA. Bisa sahabat kunjungi websitena langsung ceritaperut.com Selain bakso klenger aku juga pernah makan mie ayam yang masuk juga dalam ceritaperut.com yakni mie ayam Bu Tumini. Mie ayam itu juga sangat ramai, tak kalah ramainya seperti bakso klenger. Tempatnya dekat terminal giwangan.

.
Total yang harus kami bayar untuk bakso klenger 1 kg yaitu Rp.80.000,- ditambah air es 4, Rp.8.000,- Kalau aku cek di instagramnya masih Rp.1.000,- harga air esnya. Mungkin sekarang sudah diganti harganya jadi Rp.2.000,- 
.

Perlahan suasana pun menjadi sepi karena memang sudah habis. Yang tersisa hanya mereka yang masih menyantap bakso klengernya.Sebagian para pelayan bakso klenger ini sudah ada yang bersih-bersih. Ada yang sudah istirahat duduk.




Itulah caraku menikmati bakso klenger ketika hujan. Kalau sahabat pembaca sekalian biasanya disaat hujan, makanan apa yang biasa dinikmati ? Yuk bagikan di kolom komentar :)

158 komentar

  1. E astagfirullah baksonya jumbo beud hahhahahah
    Ampe mangkoknya nda muat ya ndi, huahahhahah
    Ada kilo kiloannya juga lagi, tapi ini klo makannya sendirian sih dijamin langsung mblending ni, cz tau ndiri kan kolestrolnya bakso wakkakakka
    Tapiteteup si ndi klo aku masih seneng yang ukurannya kecil2, yang urat terutama wakakkakak

    Ga tahan ama yang kuahnya diceprotin saos sambel banyak gitu, ngiler

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. iya betul mba Nita jumbo dan bikin klenger :D

      Iya itu kuah di mangkoknya sampe tumpah .. wkwk
      Wah gak kebayang kalau makan sendirian gitu, dibagi 4 aja aku rasanya kenyang...
      Iya yang kecil juga mantap, kemarin aku penasaran aja sih pengen nyoba. Selagi ada di Jogja :)

      Haha.. apalagi makan ini waktu hujan turun, duh jadi pengen lagi .. ahaha..

      Hapus
    2. wh kalau udah urusan ngiler liat kuah bakso kelengernya yang medok mah pasti bakalan meleleh dan menetes-netes nih ilernya....tes...tes...tes...

      Hapus
    3. Haha.. masa sampe menetes-netes mang :D

      Kade ahh, ilernya bercaun.. wkwk

      Hapus
  2. Balasan
    1. Apanya yang di moderasi mba Nita ?
      komen kah ?

      Hapus
  3. gila baksonya besar banget kalau makan sendiri. kenyang itu sih untuk satu hari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. betul mas Fajar, selain kenyang mungkin kalau dimakan sendiri jadi bosan gitu .. :D

      Hapus
    2. nggak bakalan bosan mas, mati kekenyangan itu mas heheheh

      Hapus
    3. Haha.. kekenyangan gak bisa gerak ya mas :D

      Hapus
  4. Kalo berkunjung ke Rumah (Blog) milik mas Andi selalu menyajikan ulasan yang komplit gambarnya juga bagus.

    Itu yang harga bakso klenger 1kg 80.000 kali ya mas?

    Bakso segitu kalo aku mungkin habis sendiri mas, soalnya aku juga suka makan bakso, tapi di tempatku belom ada penjual bakso sebesar itu, kebanyakan standart.

    Dalemnya udah ada daging masih ditambah telor 2 itu ya, makin wareg deh, btw orang jogja bisa bahasa jawa kan mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mas Santo Ahmad, silahkan masuk-masuk. Ini ada minumnya :)
      terimakasih mas Santo :)

      Sering-sering aja ya maen kerumahku ini :)

      Iya betul yang harga bakso klenger 1 kg harganya Rp.80.000,-

      Oh yah, wah luar biasa. Tapi sepertinya mas Santo perlu mencobanya mas.. 1 kg bakso klenger :D
      Setahuku yang ada bakso seperti ini di Yogyakarta, di Bogor, Bandung.. Coba mas cari yang terdekat..hehe

      Iya betul, ditambah telur seperti itu jadi wareg :)

      Sebenarnya aku bukan asli Yogyakarta, aku hanya anak rantai disini. Asliku dari Ciamis :)

      Hapus
  5. Awal mula aku tidak percaya jika ada bakso yang bulatannya besar, saat itu aku melihat bakso di daerah Bekasi. Ternyata di Jogja ada yang lebih besar dan bikin nglenger. Sungguh luar biasa, dan harganya tergolong murah. Isinya juga mak nyuss, sungguh menggoda selera.
    Salut untuk pemiliknya, punya inovatis dan kreatif yang luar biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang sudah percaya kan mas Djangkaru Bumi :)
      Iya betul, dan kabarnya awal mula bakso klenger atau bakso yang ukurannya super jumbo itu berawal dari Yogyakarta, kemudian di Bogor ada namun bedanya di Bogor itu tetap besar tapi isinya bakso juga. Jadi bakso dengan ukuran jumbo ketika dibelah isinya bakso kecil-kecil gitu.. :)

      Kemudian di Bandung juga ada, tapi setahuku belum ada yang melebihi bakso klenger yang ukurannya 20 kg :)

      Betul mas, dijamin deh kenyang. Kalau bisa mah makan bakso klenger ini kondisi perut harus kosong..hehe

      Hapus
    2. Bisa minta gelasnya kgak tu ,terasa unik dan beda.

      Hapus
  6. Selalu suka sama postingan ANDI karena foto2nya selalu keren. Hehehe meskipun panjang2 tulisannya .
    Btwe baru denger bakso klenger ini alamak gede banget ukurannya pantas bikin klenger deh.
    Salut sama pasutri yg usaha bareng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mba Mei Wulandari :)

      Oh yah, nah sekarang sudah tahu kan mba, ayo dicoba..hehe
      Iya aku juga salut, bisa kepikiran untuk membuat bakso jumbo, dan bikin klenger lagi :D

      Hapus
    2. Karena kalau ide unik dan beda pasti akan menarik banyak konsumen, termasuk bakso ini

      Hapus
  7. muahahaahaha gua JAdi laper...........

    antrian yang panjang, terbayarkan dengan memakan bakso hangat di saat hujan menerpa....mueheheeh

    itu bakso seukuran galon siapa yang mampu ngabisin sendirian..........tapi bakso segede itu biasanya dipakai untuk suatu acara misal, pengajian, kopdar, dan lain2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. kalau lapar makan aja mas :)

      Betul, setidaknya bisa ngobatin disaat dingin karena hujan .. hehe

      Ngabisinnya ya gak sendirian mas, tapi rame-rame, aku kemarin yang ukuran 1 kg aja itu buat 4 orang. Kalau standarnya sih untuk 4-5 orang mas..

      Iya betul, lebih ke acara seperti itu mas,, bisa juga ajak kelaurga :)

      Hapus
    2. Dan rasanya yang gurih, ngebikin gua laper lagi .......

      Hapus
    3. Haha.. dicoba aja mas, biar gk penasaran :)

      Hapus
  8. Gilee Jumbo bener! Murah banget lagi. sekilo cuman 80, padahal daging disini harganya 130 rb. eh.. Kan emang di Jogja emang murah murah. :)

    Harga es belum di update ehehee

    Aku bacanya ini lagi hujan pula. Bikin pengen aja. ya Allah, beingat. Barusan juga udah makan... ckckckk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Arum :)
      oh yah, mahal juga yah disitu sampe 130rb..

      Iya makannya aku betah di Jogja..hehe

      Iya betul mba, kemarin aku lupa gak foto daftar menu minumnya.. :_

      Hehe.. coba aja tiba-tiba ada ya itu bakso, pasti langsung dimakan.. hehe

      Hapus
  9. Waduhh gede bgt.. ngga yakin bisa ngabisin sendiri aku hehhe :)

    Aku butuh Seminggu buat abisin itu heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe.. aku juga sama, itu yang ukurannya 1 kg dibagi 4 aja aku rasanya kenyang banget..hehe

      Haha.. keburu basi kalau seminggu mas :D

      Hapus
  10. besok kalau bakso klenger 1kg untuk 1 orang gmana kuat gak?

    yang gk bisa ngabisin disuruh cuciin baju.... hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum lah man, kalau berdua kemungkinan bisa..hehe

      haha.. pasti kamu yang bakal cuci bajunya nanti :D

      Hapus
  11. Gila bener ukurannya yang paling besar, porsi biasa aja kadang gak abis, apalagi yang gede

    warung baksonya juga unik, suasanya tempatnya gak ngebosenin walaupun harus antri banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha.. betul mas, itu memang gede banget, aku baru pertama kalnya tahu sampe ukurannya segede itu.. hehe

      Betul, unik dan bikin nyaman.. hehe

      Hapus
  12. Wanjir gede banget bang, wkwkw gimana makannya itu hha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selagi masih di Jogja ayo dicoba bang.. wkwk

      Hapus
  13. gila .... harus bawa teman atau keluarga ni biar bisa menghabiskan bakso sebesar itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, makan bakso rame-rame dengan teman ataupun keluarga kan asik :)

      Hapus
  14. WADUH.
    Ini namanya bakso istighfar.
    Kalau mau romantis2an makan disini bisa keburu dijambret romantisnya. Tapi...kalau mau keroyokan makan disini pas bener, cocok deh buat rame2an. Rekomendet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di Jogja namanya bakso klenger, kalau di Bandung namanya bakso astagfirullahaladzim :)

      Haha.. betul, bisa makan sama teman ataupun keluarga mba Lidha :)

      Hapus
  15. Wah makan bakso segede itu pasti klenger.... harus ada teman yang menemani makan. kreatif penjualnya yang lihat pasti ingin coba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo dicoba pak Edi :)
      Betul pak, harus ajak keluarga ataupun sahabat :)
      Rame-rame lebih seru :)

      Hapus
  16. aku juga pernah berfikir klo aku sendirian mampu ngabisin bakso ukuran 2 KG, tAPI KLO dipikir pikir kayaknya nggk mampu :v. beli bakso 10 ribu aja udah kenyang :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan yang 2 KG dulu mas, yang 1 aja sudah banyak sekali dan jarang yang bisa menghabiskannya :)

      Betul mas, kalau pun beli paling buat dimakan sisanya nanti :)

      Hapus
  17. Ngomongin soal bakso, aku jadi lapar, jadi pengen makan bakso..

    Tuh baksonya gede banget ya, mana harganya juga mahal lagi, Rp. 80.000 tapi sepadan lah yah sama bakso segede gitu..

    Tempat makan baksonya keren juga ya, apalagi pilihan baksonya juga lengkap.. Bungkusin dong kak buat aku.. Hahahaa... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Makan ayo mba biar gak lapar lagi :)

      Iya betul, sepadan dan bikin kelenger.. wkwk

      Hehe.. Boleh, mau dibungkus yang berapa kg nih ?
      kirim uangnya ke ren ni ya : 2345 3409 xxxx xxxx :D

      Hapus
  18. makan bakso waktu ujan2 emang paling sedap. apalagi pedes, asem dan masih panas. trus isi basonya gaji yg gurih hahaha

    pas di jogja aku belum sempet nih coba si baso klenger. eh malah ternyata di kota asalku ada semacam bakso klenger juga, malah lebih murah satu bakso klenger dan satu porsi mie yamin itu 11k. dan itu di sebelah rumahku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba Fuji, pedas tapi udaranya dingin :)

      Oh yah, aslinya dari mana gitu mba ?
      Siapa tahu bisa nyoba bakso klengernya juga :)

      Hapus
  19. Mas, itu ada yang 5 kilo juga? Buseettt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba perhatikan lagi mas, tidak hanya 5 kg, tapi ada yang 29 kg.. woww.. :D

      Hapus
  20. pertama kali melihat pentolnya langsung klenger aku. hahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. apalagi bisa makan langsung ya mas :D

      Hapus
  21. Edaaan hahaha.. Seharga gitu wajar sih. Pernah lihat sejenis yang isinya pentol lagi. Jd aya bola isi bola. Tapi gak penuh daging gitu. Masih ada rongga udaranya. Kalo ini mah puas... Bukanya aja pake gergaji wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mba Vindy, itu adanya di Bogor setahuku :)

      Betul puas dan bikin klenger. wkwk

      Hapus
  22. Iya nih belum pernah nyoba bakso segitu gedenya mas, kalo kata nenekku bisa buat makan seminggu katanya hehehe.

    Ya kapan-kapan kalo pas ke Jogja mas, sudah lama juga gak maen ke Jogja tempat nenek.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Wah seminggu makan bakso terus apa gak bosen tuh mas.. :D

      Coba kalau ke Yogyakarta cobain mas, biar gk penasaran :)D

      Hapus
  23. bener-bener KLENGER!!!
    BAKSONYA SEGITU AMAT yah?
    hehee

    BalasHapus
  24. Bujug dah, gede amat tuh Bakso. Bisa dijadiin barbell buat latihan tangan tuh mas, hehehe...

    BTW masuk rekor muri nggak tuh bakso???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. sebelum dimakan bisa diangkat-angkat dulu mas Hen :)
      Terus dimakan.. hehe

      Kurang tahu aku mas, masuk rekor muri atau tidak...

      Hapus
  25. wah gile, gokil abis! itu bakso jumbonya nggak kira-kira ya. Itu kalah dijadiin bom atom buat nimpuk pala orang enak tuh, bisa bikin benjol..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. betul mas, jumbo diatas rata-rata :)

      Pasti bikin kelenger tuh kalau kena timpuk bakso klenger :D

      Hapus
  26. ihh ngeri kali itu liatnya ahahaha. udah kenyang duluan :D =D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. dicoba mas, biar kenyang beneran :)

      Hapus
  27. cocok hujan hujan di bakso haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, disaat gak hujan aja enak, apalagi disaat hujan, cocok pake banget :)

      Hapus
  28. wah ini nikmat yag gak boleh di dustakan mas.... Jogja makin melimpah ajah yah nikmatnya mantap

    BalasHapus
  29. kalo dimakan sendiri klenger beneran mas :)
    mantap, bakso favorit banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rame-rame juga klenger, apalagi sendirian.. haha
      Bisa dicoba mas, biar tahu :)

      Hapus
    2. OMG aku nggak kuat liat tulisan ini....bawaannya ngiler dan pengen segera pulang ke indonesia.... Huaaaaa .... Oh iya,,, di tulisan awal (kisah ttg asal usul bakso klenger), angka Nol di harga 80.000 kurang satu, pas aku baca malah ngglambyar nyambungku harganya 80 euro,,, busyeet,,, :D
      Ini bakal jadi menu pertama yang aku coba pas kuliah di UGM tahun depan... Makasih yaa infonya

      Hapus
    3. Haha. ayo segera pesen dan makan.. hee
      hehe.. oke segera diperbaiki...

      Oke, selamat berkelana di Yogyakarta ya..

      Hapus
  30. Waaah, ternyata Mas Andi dan kawan-kawan duluan deh nyoba bakso klenger ini. Padahal, saya sering lho lewat depannya, tapi belum pernah nyoba. Beberapa kali ngajak istri, tapi belum mau karena porsinya yang klenger itu, takut ga habis, hehehe... Mantaps, Mas, memang enaknya berempat atau berlima gitu yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pak Akhmad :)
      Saya juga sudah lama sebenarnya, tapi baru kemarin nyobain.. Saya juga awalnya sering lewat jalan itu, tapi karena sebelumnya tidak tahu..hehe

      Beli yang porsinya 250 gram aja pak.

      Betul, kalau mau yang 1 kg, ajak 4 atau 5 orang, biar pas :)

      Hapus
  31. waduhhh,, bakso klenger, pasti habis makan langsung lenger-lenger :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. kalau makan porsi yang sedenga mah in shaa Allah gak bikin klenger, tapi kalau makan yang 1 kg sendirian baru klenger.. :D

      Hapus
  32. Duh, lihatnya begah banget. Gak ngiler tapi masa. Tumben.

    Udah pernah coba juga, sih, aku. Cuma kalau di Jakarta namanya bakso apa gitu. Lupa. Malahan aku dibelah jadi 8 orang. Itu pun temen ada yang muntah karena kekenyangan. XD

    Malam Minggu mah emang rame terus, Mas Andi. Wahaha. Gak di mana-mana pasti rame. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha.. begah giama mas

      Oh yah, wah ternyata sudah nyoba juga..
      Wah jadi banyak ya kalau jadi 8 bagian mas..

      Wah itu harusnya kalau sudah kenyang di stop aja, jangan dipaksain mas.. hehe

      Iya betul, di jalanan pun rame :)

      Hapus
  33. Agak serem lkalau saya liat baso seegede alaihim dombreng begitu xixixi inni aja baru liat uda mual :D
    btw done folbek kang makasi ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha.. alihim dombreng itu gmana ya mba.. :D
      apalagi makan ya mba.. hee

      oke mba Herva, terimakasih :)

      Hapus
  34. Bakso adalah salah satu jenis makanan favorit yang banyak dijumpai hampir di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu warung bakso klenger ini, yang unik menyediakan bakso ukuran raksasa dengan berat sampai 1kg walahh walahhh kalau dimakan sendirian kira kira sanggup ngga ya ?? hehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas Ikhsan, kalau bakso klenger ukuran 1 kg buat sendiri sepertinya tidak kuat mas.. hehe
      Kalau mau coba, silahkan mas Ikhsan :)

      Hapus
  35. bagi yang jantungan kayaknya gk disarankan hehehe takut klenger klepek klepek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Nanyi malah klenger sebelum makan baksonya yak :D

      Hapus
  36. HUAAA aku ngiler mas..
    Tapi gak tau deh bisa abis apa gak kalau segitu di makan sendirian wkwk *yakali*

    Emang bakso itu pas banget di makan pas ujan ujan
    Suasana hujan dingin, tapi yang masuk ke perut anget banget. Ah jadi pingin :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. silahkan di coba mba Laili :)

      Wah sepertinya jangan makan seharian dulu deh mba.. hehe

      Betul mba, dingin karena hujan, makannya yang anget-anget :)

      Hapus
  37. wah, luar biasa bakso ini, emang bikin klenger deh, unik ide baksonya, dan konsep restonya pun bagus, kursinya berwarna warni manja,dan ada hiasan di plafon, bikin betah dan asik... reporteasenya juga komplit, bikin aku kleger juga, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha.. coba kalau datang langsung ke tempat ini mba, pasti hlang rasa klengernya..
      Dan ketika habis makan baksonya klenger lagi.. :D

      Hapus
  38. Wuaaduuhh, lg hujan2 gini baca bginiaan.... Bkin ngiler euy! Sayangnya jauh bgt otletnya di jogja:(
    Sering dgr sih bakso jumbo kyak gini, tp klo di jkrta tau deh di manaa..

    Ngeliat bakso segede gitu... Kok gue malah takut yah? Gak kayak bakso.. Serem deh. Apa cuma gue doang yg berpikiran kek gtu? Wkwk.
    Niat juga yah, makan bakso dari penuh ampe udh pada bubar :'D
    Minumnya irit juga, es teh doang. 2rebu. Hahaha :D

    Eh, btw, itu gelas kyak gtu emg lg musim.. Pgn beli blm2 juga :'))

    Akhirnya ninggalin komen juga di sini! :D Hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..Kapan-kapan kalau ke Jogja mampir ke outlatenya mba :)

      Hehe.. sepertinya harus dicoba mba, biar tahu perbedaannya dari bakso klenger (jumbo) dengan bakso biasa, terutama rasanya :)

      Ehh, bukan es teh tapi air es.. wkwk

      Iya betul lagi musim, baik di tempat makan seperti bakso ataupun kopi gelasnya udah seperti itu :)

      Alhamdulilah, makasih mba Lulu :)

      Hapus
  39. makanan favorit saya bakso,
    tapi kalo segede itu sepertinya saya muntah duluan..nek..
    mungkin di makan rame-rame lebih nikmat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Dicoba dulu mba :)
      Siapa tahu langsung ketagihan.. hehe

      Iya lebih baik makan bareng-bareng mba, sama keluarga :)

      Hapus
  40. YA MASYA ALLAH GEDE BINGITS BAKSONYA 0_0
    ahahhahahahahahha

    Makin kreatif aja orang bikin kuliner yaaa
    XD

    Iya sama mas di Depok juga hujan hujan gajelas tandanya terus wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mas, kreatif dan banyak pengunjungnya, sampe antri :)

      Itu harus makan bakso kalau lagi hujan mas.. hehe

      Hapus
  41. astaga besarnya :o
    duh pengen bgt nyoba, saya ini penggemar bakso tp blm pernah ada kesempatan buat nyicipin bakso segede itu, ahaha

    wah jauhnya di Jogja, bisa dh nanti klo liburan ke sana trus mampir ke bakso ratu sari... itu yg 5kg gt dahyat bener, wkwk stgh juga lebih harga nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo nyoba mas.. hehe
      Kalau mau yang bakso klenger ini bisa kalau lagi liburan ke Yogyakarta mampir :)

      kalau mau yang 5kg ngajak keluarga lebih seru mas atau sahabat :)

      Hapus
  42. Bakso 5 Kg siapa yang mau mikul coa? Gede bener, Om. :'D

    Tapi emang paling enak sih kalau makan apa pun yang berkuah pas hujan-hujan. Bikin anget kayak dipeluk suaminya pacar. Halah, apaan coba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha..Pasti ada mas Robby, bisa dimakan bareng-bareng, sama keluarga ataupun sahabat :)

      Betul mas, serasa ademnya hilang. Apalagi ditemani pasangan yang sudah halal :)

      Jangan sama suaminya pacar ahh mas :D

      Hapus
  43. Gede banget tuh. Gue sendiri mungkin baru abis 1 minggu. besoknya langsung dilarikan kerumah sakit. Muahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Seminggu mah keburu basi mas Rifqi :D

      Coba dulu bang, baru nanti bisa komen gimana rasanya.. hehe

      Hapus
  44. i buset jumbo banget, soak ane :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba dulu, pasti mantap dan nikmat, gak bikin soak kok :)

      Hapus
  45. Wuaaah serem amat itu yg paling gede kebayang kalo makan sendiri :v
    Emang bakso sekarang banyak macamnya... Ya bagaimanapun sekarang orang2 lebih nyari yg beda. Tp dengan citarasa yg enak. Kalo beda tp gak enak tetep aja gak pada mau...
    Jadi ngiler lihatnya... :D
    Nice post

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. enaknya bersama-sama, bisa bersama keluarga ataupun sahabat :)

      Betul mas, yang beda yang istimewa :)
      Seperti tempatnya di Yogyakarta :)

      Ayo dicoba mas, biar ngilernya ilang :D

      Hapus
  46. wah yang levelnya jumbo 600 rebu coy, wkwkw tapi yang klenger biasa aja udah lumayan kenyangnya ...haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari pada penasaran, mending dicoba aja ya.. hehe
      Biar tahu juga sensasi di klenger ini :)

      Hapus
  47. itu 1 kg apa bisa bikin klenger ya mas kalau makan sendirian #ehh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti itu mah mas, kemarin aku yang 1 kg buat berempat aja kenyang banget rasanya :)

      Hapus
  48. Baru tahu ada bakso super Jumbo gitu. Makan cilok 10 aja udah kenyang aku mah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Boleh kapan-kapan dicoba mas, ajak keluarga :)

      Hapus
  49. Buset... bola basket mah kalah itu. Jangankan klenger, bisa meninggal orang yang makan bakso segede gitu sendirian :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya jangan buat sendirian juga mas, yang ukuran normal saja kita sudah cukup untuk kenyang. Ini dibuat agar makannya bisa bersama-sama. Keluarga ataupun sahabat :)

      Hapus
  50. Duuuuuh isi baksonya kayak enak banget gitu yaaaaaaah. Jadi pengin. Nyevelt ke jogja kemarin ga mampir ke sini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan kalau ke Jogja mampir kesini lagi mba :)

      Hapus
  51. waw, dari cerita perjuangan membuka peluang bisnis dan inovasi semakin menumbuhkan semnagat saya untuk terus berusaha. Nah, kalau dilihat daqri ukurannya, bukan klenger tapi semaput hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Kang Oim, semangat.. semoga usahanya dimudahkan selalu :)

      Haha.. betul tuh, sampe semaput kalau dimakan sendirian.. wkwk

      Harus ngajak teman atau keluarga mas :)

      Hapus
  52. nyobain yang versi surabaya ahhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh tuh mas, nanti kalau aku ke Surabaya bisa coba juga ya .. hehe

      Hapus
  53. Kalo makan baso se-gede itu sih enaknya rame-rame, kalo sendiri, perut langsung demo minta berhenti, dan berkata:

    I am give up. Wkwk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas Agung, lebih baik rame-rame makannya, sama sahabat atau keluarga :)
      Kalau sendiri lebih baik beli yang ukurannya kecil :)

      Hapus
  54. Waaannnjiiiiiirrr itu baso gede bangaaaat....
    gimana makannya coba? Ujung-ujungnya dipotong kecil-kecil juga kan yah... hadeeeeh....juara banget itu ukurannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo dicoba mba.. hehe
      Ya makannya pake tangan.. :D

      Ajak keluarga atau sahabat lebih seru..

      Hapus
  55. Baru tahu besarnya ada yang sampe 20 kg, itu buat 1 kelas kayaknya cukup ya.. ahaha..
    Kalau sendirian pasti gk kuat itu mas :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Betul mas, untuk satu kelas atau keluarga juga cocok :)

      Sendirian mah lebih baik beli yang ukuran kecil saja :)

      Hapus
  56. Saya pecinta bakso sejak kecil. Bakso yang menurut saya enak adalah ketika campuran antara tepung dan dagingnya itu pas dan dipadukan dengan kuah bakso yang didalamnya terdapat beberapa isi seperti mi kuning, bihun dan taouge. Tapi kalau baksonya segede gini apa iyaa enak yaa gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah keren, sesama pecinta bakso, *tos* dulu mas Riski :D

      Betul mas, enak kok,, dicoba dulu deh, nanti baru kasih pendapat, enak atau tidak.. :)
      Kalau lagi di Jogja bisa dicoba mas :)

      Hapus
  57. Ayo kamu tanggung jawab, aku kan jadi pengin makan baksonya sekarang jadinya #nahannafsu #hiks,lapiler
    Kalo sekilo hemat ya bisa makan berempat. Untukku sih,setengahnya cukuplah #hahaha.. salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Boleh, ayo ke tempat baksonya, dan kamu yang bayar kan.. wkwk

      Haha.. aku kemarin setengahnya aja untuk berdua, kalau kuat bisa makan untuk sendirian keren :)

      Hapus
  58. itu yang gueeedee banget gimana cara ngabisinnya ya. dulu aku sering mampir ke sini juga, pas jaman lokasinya masih di seberang timurnya yang sekarang. kapan-kapan tak mampir lagi ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Caranya ngabisinnya dengan cara dimakan mas.. hehe
      Sebenarnya besar kecil sama saja, hanya saja kalau yang besar lebih seru makannya sama-sama, bisa dengan keluarga ataupun sahabat :)

      Oh gitu mas, kalau sudah mampir bikin cerita ya mas..hehe

      Hapus
  59. Wah itu antrinya banyak banget ya, kalau nanti aku ksitu lebih baik agak awal ya mas biar kbagian tempat langsung..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas antri banget, lebih baik kesini disiang hari aja mas :)

      Hapus
  60. Wuih guede banget bang, gue jadi penasaran nih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daripada penasaran lebih baik dicoba mas :)

      Hapus
  61. Wadawww rempong juga ya mesti belah2 sendiri 😂 tapi seru juga ya. Bisa buat rekomendasi kuliner kalau main ke Jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau tidak mau membelah baksonya sendiri bisa minta dibelahkan mba :)

      Kalau ke Yogyakarta jangan lupa mampir kesini :)

      Hapus
  62. Allahuakbar!!! 😩😱 Itu bakso menggoda sekali 💔 pas baca diluar lagi hujan deras 💔💔💔

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, cuacanya mendukung ya mba,, coba pas ada. Beuh mantap ya.. hehe
      Kalau ke Jogja jangan lupa mampir ke bakso klenger ini :)

      Hapus
  63. sudah lama pengen kesini tapi belum kesampaian mas..terimakasih infonya...salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh yah, lain kali kalau ke Yogya mampir mas.. Semoga segera kesampaian..

      Sama-sama mas Yosef :)

      Hapus
    2. tiap hari saya ke Yogya mas, dan tiap hari lewat tapi malah belum mampir hahaha...bsk kalo dah mampir siap tak buat artikelnya :D

      Hapus
    3. awalnya juga aku gitu mas, sering lewat tapi gk tau, pas tahu bsoknya mampir :)

      Oh mas Yosef asli Yogya kah ?
      Boleh tuh mas, aku tunggu ya..

      Pesan yang klenger berapa kilo nih mas ? wkwk

      Hapus
  64. saya dari klaten mas, tapi tiap hari ke yogya, buruh disana...laju klaten-yogya..makan saya g terlalu banyak mas :D saya pesan yang ukuran sedang saja :D maaf kemarin mengotori kotak komentar panjenengan, salah tulis, trus saya hapus mas,,,maklum belajar ngeblog hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh gitu, kalau mau yang besar juga tidak apa-apa mas. Tapi ajak teman-temannya juga atau tidak ajak aku.. hehe

      Iya tidak apa-apa mas.. Semangat ngeblog mas Yosef :)

      Hapus
  65. wah ternyata .... pecinta bakso juga mas andi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Iya mas, ayo makan bakso bareng.. hehe

      Hapus
  66. Busyet itu bakso klenger dasyat!!! Pingsan duluan sebelum makan :D
    Begitupun saya mupeng banget :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha.. Jangan pingsan mba Dwi, nanti baksonya dimakan orang.. wkwk

      Hapus
  67. Wow harus mengosongkan perut dari rumah nih, sayangnya jauh di Jogja kalau deket udah ku coba tuh bakso klenger. Soalnya di Bogor baru ada bakso beranak saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba Wati, nanti aja kalau lagi liburan ke Jogja. Sekalian mampir..he
      Nah itu, bakso beranaknya berapaan ya mbak kalau boleh tahu. Aku penasaran juga..

      Hapus
  68. Masya Allah Guedee bgt baksonya
    utk porsi berapa org tuh
    *Saya tercengang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk yang ukuran 1 KG itu untuk 4-5 orang. Untuk yang lebih besar tentu lebih banyak orang lagi. Apalagi yang ukuran 20KG.. hehe

      Hapus
  69. ya allah... aku sampe ngucap ngeliatnyaa wkwkwkwkw.... lgs kenyang mas :D .. itu yg gedenya kyk kepala orang, aku mikir cara motongnya piye yaa biar adil hahahaha ;p

    penasaran bgt sih... kalo aku ke jogja aku mw kesana ah... sambelnya beneran pedes yaa ;).. aku pecinta pedes soalnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. Tapi kalau belum coba tetep ada yang kurang, Mba. Semoga bisa mampir nanti ya kalau ke Jogja. Iya itu sambalnya pedas, sepertinya cocok banget buat para pecinta pedes..he

      Hapus
  70. Waduh...........................lihat jajaran baksonya malah bikin..................ya begitu deh ._.

    Udah kenyang duluan DX

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dicoba pasti bakal kenyang beneran, Teh..hehe

      Hapus
  71. waaaa bakso my favorit bgt ni... 1kg sy jg pingin nyobain,tp ga deh untuk yg 6Kg itu,
    mas andy kuat gak habisinnya? hujan2 jd anget makan si bola daging ini, di bima belum ada bakso gede gini

    BalasHapus
  72. Baru kali ini saya lihat bakso segede gaban gitu...
    Susananya bisa cocok gitu ya pas lagi hujan... Kebetulan bakso juga jajanan pavorite saya...
    Nanti cari waktu yang pas, mau googling di sekitaran Jakarta-Tangerang... hehe :D

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca diary Andi Nugraha kali ini. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya. Komentar dari kalian merupakan sebuah apresiasi besar untuk penulis.